107.8 Mhz New Prasasty Fm Radio Online Banyuwangi
Headlines News :

Latest Post

Sekolah Diminta Tidak Lagi Mengangkat Honorer

Kepala sekolah diminta tidak lagi mengangkat tenaga honorer di sekolah
Kepala sekolah diminta tidak lagi mengangkat tenaga honorer di sekolah.
Seluruh kepala sekolah mulai tingkat SD sampai SMA diminta untuk tidak lagi mengangkat tenaga honorer di sekolah pada 2014. Imbauan ini merupakan instruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Setelah dilaksanakan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) kategori dua (K2) tahun 2013, tidak lagi ada pengangkatan tenaga honorer. Jika ada kepala sekolah menerima pegawai honorer di sekolah, maka akan ditindak sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

Di Ambon peringatan dari Kemenpan-RB ini sudah mulai disosialisasikan. Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meminta para kepala sekolah untuk tidak lagi mengeluarkan surat keputusan untuk mengangkat tenaga honorer.

"Saya menghimbau dan mengingatkan para kepala sekolah untuk tidak lagi melakukan pengangkatan tenaga honorer, karena aturan dan ketentuan dari Kemenpan dan RB sudah jelas," kata Richard yang SekolahDasar.Net kutip dari Republika (05/03/2014).

"Kepala sekolah yang melanggar aturan akan ditindak sesuai aturan, kami tidak akan segan menindak jika ditemukan ada kepala sekolah yang tidak patuh," imbuhnya.

Menteri PAN dan RB telah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan penerimaan pegawai pemerintah perjanjian kontrak (P3K) dalam kurun waktu tertentu, sehingga tidak ada lagi kebijakan untuk pengangkatan tenaga honorer

SekolahDasar.Net | 3/05/2014 | #Berita #Honorer #P3K #Regulasi


Sumber: Sumber

The Lasblang “Persewangi “ Puas Kalah Hanya 0- 1


BANYUWANGI –   Laga uji coba timnas U-19 versus Persewangi yang digeber di Stadion Diponegoro Senin (3/3) berlangsung marak dan sangat memuaskan.  Pertandingan yang menjadi bagian dari tur Nusantara Timnas U-19 ini disaksikan hampir 10 ribu penonton yang memadati tribun stadion. Pertandingan bertajuk exhibition Timnas vs Persewangi berlangsung spektakuler memang. Nyaris tak ada tempat duduk yang kosong di tribun.
Selama pertandingan 2 x 45 menit, kedua tim sama-sama menampilkan permainan atraktif. The Lasblang         - julukan Persewangi - tampil di luar dugaan sangat merepotkan barisan pertahan Garuda Jaya, julukan timnas U-19. Bahkan selama pertandingan, tim dibawah asuhan Bagong Iswahyudi ini nyaris menguasai permainan. Namun usaha Persewangi untuk merusak catatan tidak pernah kalah Timnas U-19 harus puas kalah dengan skor 0 - 1. Satu-satunya gol kampiun piala AFF U– 9 tahun 2013 itu diukir Zulfiandi.  Gol tunggal untuk kemenangan Garuda Jaya dicetak Zulfiandi pada menit 74. Gol tersebut langsung mendapat applause penonton tuan rumah yang juga mengelu-elukan kedua tim yang sedang berlaga.
Sebetulnya, Persewangi tampil penuh determinasi tinggi pada awal-awal babak pertama. Bahkan Anis Mujiono dkk nyaris leading saat waktu berjalan satu menit melalui sepakan Raul Setiawan. Sayang bola tendangan dia hanya menerpa mistar gawang yang dikawal Ravi Murdianto.
Sebagai obat  kekecewaan atas belum terciptanya gol, aksi satu pemain asli putra daerah Bumi Blambangan ternyata mampu membuat pelatih timnas U-19 Indra Sjafri meliriknya. Aksi Sukarno Andi Wijaya membuat coach Indra Sjafri jatuh hati. Selama bermain, pria berusia 18 tahun ini merepotkan lini belakang timnas U-19, meskipun saat itu  stadion kebanggaan Banyuwangi tersebut diwarnai  duet Hansamu Yama Pramata dan Febly Gushendra. Aksi Sukarno yang juga menarik perhatian semua penonton ini, membuat Indra segera memanggilnya untuk bergabung bersama timnas.
Seperti prediksi sebelumnya, saat ini pasukan Indra Sjafri masih membutuhkan pemain di lini depan untuk putaran final piala AFC U –19 di Vietnam yang akan digeber Oktober tahun 2014. Sejauh ini, striker Garuda Jaya masih kurang greng dalam mencetak gol. Banyak peluang manis yang seharusnya berujung gol belum bisa dimaksimalkan dengan baik. Kondisi ini membuat Indra Sjafri melakukan uji coba di berbagai daerah untuk mencari pemain baru. (Humas & Protokol)

Sumber

Khamdan, Kades Desa Sumbersari, Kecamatan Srono Resmi Dilantik

BANYUWANGI - Khamdan, kepala desa terpilih dari Desa Sumbersari,Kecamatan Srono, Rabu (5/3) resmi dilantik oleh Bupati Abdullah Azwar Anas. Didampingi Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan Sekkab Slamet Kariyono, serta disaksikan para warganya bersama  tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, forpimka dan para kepala SKPD, upacara pengucapan sumpah sekaligus pelantikan yang diadakan di aula Rempeg Jogopati itu berlangsung khitmad.                      
Kepada pria yang menggantikan kedudukan Plh kades Sumbersari Sucipto itu, bupati menekankan bahwa dialah yang kini menjadi ujung tombak dalam pemerintahan desa,  dari pelayanan yang dibangun pemkab. "Saya memerintahkan agar anda merangkul semua pihak dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Kalau perlu jemput bola, dan identifikasilah kesulitan apa saja yang dialami masyarakat," tandas bupati.
Beberapa hal yang digarisbawahi orang nomor satu di Banyuwangi itu diantaranya adalah mendata berapa jumlah warga yang buta huruf. Dalam waktu dekat akan segera dibentuk tim pemberantasan buta huruf. Berikutnya, perlu didata pula berapa anak yang putus sekolah. Kades terpilih diminta bekerjasama dengan camat dan UPTD, sehingga program beasiswa untuk anak miskin berprestasi bisa dioptimalkan.
Sosialisasi terhadap program 'Lahir Procot Pulang Bawa Akta' dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga mutlak dilakukan. "Jangan ada lagi penduduk yang mengeluhkan sulitnya pengurusan KTP atau akta. Karena pemkab sudah menyiapkan instrumen agar pengurusannya lebih cepat. Bikin pelayanan one stop service,"tegas bupati. Dengan sistem pelayanan one stop service, ujar bupati, akan memudahkan warga. "Kalau semua bisa ditangani di tingkat desa, mereka tak perlu jauh-jauh datang ke kota, "ujar bupati, termasuk permintaannya untuk pengurusan JKN supaya masyarakat juga difasilitasi.  
Di tengah massa pendukung Khamdan, Bupati Anas juga mengumumkan bahwa kali ini rehab jalan yang rusaknya di atas 90 persen, tak lagi menggunakan aspal. Melainkan menggunakan paving dengan kekuatan K400. "Dijamin air mudah meresap, dan  kalau ada yang rusak, masyarakat bisa langsung memperbaiki sendiri dengan swadaya tanpa bantuan dari pemerintah,"pungkas bupati. (Humas & Protokol)

Link Alternatif Untuk Cek Data Guru di Dapodik


Untuk mengecek data dapodik guru kunjungi laman Lapor Tunjangan Dikdas.
Untuk mengecek data dapodik guru kunjungi laman Lapor Tunjangan Dikdas.
80 persen lebih Data pokok pendidikan (Dapodik) yang meliputi data pendidik (guru), peserta didik, dan sekolah telah masuk ke server pusat Direktorat P2TK Dikdas sebagai pengelola pendataan ini. Data yang masuk ke server database Dapodik P2TK Dikdas tersebut sudah dapat dicek atau dilihat datanya yang telah masuk, khususnya data guru.

Data guru yang telah dientri dan dikirim melalui aplikasi dapodik oleh operator sekolah bisa dilihat secara online. Kelengkapan dan kebenaran data ini penting khususnya bagi calon penerima tunjangan profesi pendidik (TPP). Para guru dapat melihat datanya lewat internet dengan mengunjungi halaman situs Lapor Tunjangan Dikdas

Berikut link atau tautan untuk mengecek data guru:


Untuk mengecek data guru, kunjungi link di atas untuk menuju ke halaman Login. Isilah kolom NUPTK dengan nomor NUPTK dan tuliskan passwordnya dengan tanggal lahir. Penulisan NUPTK tidak menggunakan spasi dan tidak ditambah dengan karakter apapun. Sedangkan untuk paswordnya dengan tanggal lahir yang dibalik dari tahun bulan tanggal, dan harus 8 angka. Contoh 12 Agustus 1965 menjadi 19650812.

Informasi data hasil login terkoneksi langsung dengan server pusat database Dapodik P2TK Dikdas jadi data yang dihasilkan akan sama. Pada lembar informasi pendidik atau guru dapat dilihat data individu berdasarkan Dapodik, status NUPTK pada database NUPTK, data kelulusan sertifikasi pendidik, rombongan belajar, dan tunjangan profesi. Jika masih ada data yang salah, perbaikan data di aplikasi dapodik dan sinkronkan kembali. 


Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/02/link-alternatif-untuk-cek-data-guru-di.html#ixzz2sVY8ZynH

Streaming Online

STREAMING PRASASTY VIA

KOMENTAR

TWITTER

 
Support :
107.8 Mhz New Prasasty Fm Radio Online Banyuwangi - All Rights Reserved